Follow Us @avonturnetwork

Tuesday, December 17, 2019

Siapakah Aku? | Kelas Telur-Telur | Bunda Cekatan

Pertama kali membaca infografis Kelas Telur-telur Bunda Cekatan, pikiran saya langsung terfokus pada bagaimana kita sebaiknya mendefinisikan diri kita sendiri. Saya sendiri selalu merasa kesulitan, karena bagi saya predikat-predikat yang melekat pada kita tidak bisa mendefinisikan diri kita secara utuh. Kita memiliki banyak identitas, sebagai perempuan, sebagai ibu, sebagai anak, sebagai murid, mungkin sebagai guru, mungkin  sebagai pekerja atau pemilik usaha, atau sebagai penemu di bidang tertentu dan lain sebagainya. Tetapi semua identitas itu belum menunjukkan diri saya yang otentik. Mungkin karena saya belum menemukan misi hidup saya yang spesifik.

Mengikuti kelas Bunda Cekatan ini seperti jawaban atas pertanyaan yang saya ajukan pada diri sendiri akhir-akhir ini. Saya sedang mengalami kegalauan yang belum berhasil saya uraikan. Termasuk mempertanyakan tentang siapa saya sebenarnya ini. Tapi membaca tugasnya untuk mencari aktivitas yang benar-benar membuat kita bahagia, membantu saya untuk mulai mengurai benang kusut dalam kepala saya. Here we go!

Kali ini saya akan mengawali jurnal dengan menuliskan empat kuadran aktivitas yang saya bisa dan saya suka.

  1. Bisa dan Tidak Suka
    • Berurusan dengan pakaian: mencuci pakaian dan melipat. 
    • Merapikan rumah 
    • Menyusun menu makanan 
    • Mencabut rumput/ gulma di halaman depan
  2. Bisa dan Suka 
    • Bermain dengan anak 
    • Belajar tentang pendidikan anak 
    • Belajar hal baru
    • Berkomunitas: bertemu dengan orang-orang dan gagasan-gagasan baru 
    • Menganalisis permasalahan--mencari solusi
    • Mendengarkan musik
    • Membuat kerajinan: seperti membuat macrame gelang/ kalung, membuat tasbeh, merajut (tapi sekadar bisa), kristik, dll.
    • Skincare/ bodycare natural
    • Main masak-masakan (wkwkwk, karena memasak terlalu serius dan belum tentu berhasil)
  3. Tidak Bisa dan Tidak Suka

  4. Tidak Bisa dan Suka
    • Menjahit pakaian
    • Bermain alat musik 
    • Bercocok Tanam 
    • Membuat sabun sendiri 
    • Membuat kompos 
    • Art of communication 
    • Mendongeng
    • Menulis yang layak dibaca
      Dari sekian banyak aktivitas yang membuat saya bahagia, saya akan menguraikan lima sebagaimana tertera dalam telur hijau: 
    1. Bermain dengan anak
      Ini menjadi hal pertama yang saya bisa dan membuat saya bahagia. Kebanyakan aktivitas bersama anak saya lakukan luar ruang, karena memang saya tidak senang berada di ruang tertutup (baca: dalam rumah). Maka aktivitas rumahan semacam membuat prakarya seringkali tidak menjadi pilihan bagi saya dan anak. Bermain di luar memungkinkan anak bertemu dengan berbagai macam hal, jika bermain di alam dia akan bertemu dengan ranting, daun, cacing, ular, belalang, siput, ayam, kucing, anjing, dan berbagai makhluk lainnya. Bermain di taman dia akan bertemu dengan berbagai macam orang/ anak dengan karakternya yang berbeda-beda. Akan tetapi, meskipun membahagiakan, aktivitas ini juga menguras tenaga dan emosi, seringkali pulang dari beraktivitas luar ruang, saya tidak punya energi tersisa untuk mengerjakan hal lain.
    2. Belajar hal baru
      Saya senang belajar, bahkan ketika saya membawa motor ke bengkel pun saya senang memerhatikan apa yang dilakukan montir sambil saya berusaha memperlajari sesuatu. Tapi belajar yang saya maknai sekarang, terfokus pada belajar terkait dengan tumbuh kembang anak dan pendidikan anak, selain itu juga terkait dengan komunikasi dalam keluarga dan relasi suami-istri dalam keluarga. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya karena memang merupakan hal-hal yang saya temui sehari-hari. Bagaimana cara menyampaikan pesan kepada pasangan yang tidak menyinggung tetapi tetap bisa dipahami dengan baik, atau bagaimana berbicara pada anak agar otoritas kita sebagai orang tua tetap tegak, tetapi tanpa melukai perasaannya. Dan berbagai hal lainnya.
      Belajar hal baru menjadi fokus saya juga karena setiap hari rasanya semakin dipikirkan semakin banyak yang tidak saya ketahui.
    3. Berkomunitas: bertemu dengan orang dan gagasan baru
      Sebagaimana belajar hal baru, menemukan ide-ide baru seperti memberi makan jiwa saya. Bagaimana orang-orang dengan refleksinya menemukan jalan hidupnya sendiri, menemukan panggilan jiwanya dan lain sebagainya. Meskipun saya introvert, saya senang bertemu dengan banyak orang, ini memberikan energi lain yang juga saya butuhkan. Walaupun intensitasnya tidak bisa terlalu sering karena ini melelahkan bagi saya. Tapi bertemu dengan orang-orang lain selalu membuat saya bersemangat.
    4. Belajar tentang pendidikan anak
      Ini menjadi fokus saya saat ini. Sebagaimana telah saya tuliskan dalam belajar hal baru, ini menjadi hal membahagiakan tersendiri. Karena menemukan metode pendidikan yang cocok seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Apalagi di era digital yang arus informasi seakan tak pernah mati. Semakin dibaca semakin merasa perlu menggali lebih dalam untuk benar-benar menentukan kita akan cocok atau tidak. Semoga saya bisa fokus di sini dan menemukan yang terbaik untuk kami.
    5. Skin care/ body care natural
      Ini merupakan hal baru yang membuat saya bahagia. Sebelumnya pemahaman saya tentang skincare adalah 10 step korean skincare. Tetapi setelah tergabung dalam sebuah komunitas edukasi skincare natural, saya merasa saya selama ini salah paham. Akhirnya saya mulai belajar lebih aware terhadap kesehatan kulit dan tubuh secara keseluruhan. Bahwa kita adalah apa yang kita makan (termasuk skincare merupakan makanan kulit kita), sehingga lebih berhati-hati terhadap apa saja yang kita konsumsi dan mempelajari dampak positif maupun negatif jika kita mengonsumsi bahan/ makanan tersebut.


      Sampai saat ini saya masih memikirkan hal-hal yang saya tidak bisa dan tidak suka. Nanti akan saya tambahkan begitu saya menemukannya. Tapi saat ini saya masih memikirkannya dan belum ketemu. Saya merasa kesulitan mencarinya. :)
#janganlupabahagia
#jurnalminggu1
#materi1
#kelastelur
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

No comments:

Post a Comment