Well saya pada akhirnya menulis juga. Saya member IIP yang membandel di tugas pertama ini. Saya tidak mengerjakan satu pun challenge 10 hari komunikasi produktif yang ditugaskan oleh para Fasilitator IIP. #badstudent.
Kalau ditanya apa alasannya? Saya punya daftar panjang alasan yang bisa disebutkan. Tapi masa iya mau disebutkan semuanya. hahaha saya pilih tiga alasan aja yah
Alasan pertama sih karena saya baru beradaptasi dengan HP baru. (Pamer HP baru, Mba? :p) Enggak kok, HP lama saya Bl*ckb**ry dengan OS BB10 tidak lagi di-support oleh Whatsapp, Iya aplikasi utama yang digunakan dalam perkuliahan IIP. Jadi mau gak mau saya ganti HP. Ganti HP-nya pun last minute banget, mungkin sekitar 1 minggu sebelum kelas dimulai. Karena ya tabungan belum penuh, belum boleh dipecah. Terus drama karena biasa pakai HP dengan keypad, berganti hp touchscreen sepenuhnya; gak bisa ngetik boooo’. Terus masih gaptek peralihan fitur dari BB10 ke Android.
Lalu Bapak saya sakit T____T, komplikasi pula DBD dan Hepatitis A. Saya jadi bolak-balik rumah Bapak dan rumah saya, ketika Bapak rawat inap di RS pun menginap di rumah Bapak untuk menyiapkan kebutuhan Bapak dan Ibu yang menemani di RS. Pikiran saya teralihkan semuanya dari dunia peronline-an. jaraaang sekali sentuh HP. Mana saya tetap harus bolak-balik untuk memenuhi kebutuhan suami yang ditinggal di rumah sendirian.
Terakhir pekerjaan. Saya dan suami memang kerja sendiri di rumah dengan bantuan beberapa orang tim yang sebagian online serta ada pula tim offline yang tiap hari kami temui. Masalah utamanya, editor kami memutuskan resign. Dulu sebelum saya melahirkan, saya pun editor utama di usaha kami. Tapi sejak melahirkan, baby boy comes first, everything else come second. Jadi saya bekerja hanya 2 jam maksimal dalam sehari. Itu pun kalau gak ketiduran pas menyusui di malam hari :D
Sejak deadline bertumpuk, editor hanya satu yaitu Pak Suami, saya mau gak mau harus turun tangan. Karena ya profesionalitas kami dipertaruhkan. Ya saya mulai BEGADANG lagi untuk kembali bekerja. Kenapa begadang? karena ya the only time I can do my job is while my baby boy sleep. And he could sleep longer only at night. Kalau siang, paling kan 1-1,5 jam. Sementara saya juga perlu menyiapkan makanan saya dan suami, makanan baby boy, beres-beres rumah dsb.
Udah sih, itu aja alasan utamanya. Saya jadi gak fokus mau belajar. jangankan belajar, saya bisa mandi dan makan aja udah syukur. Karena memang beberapa minggu ini minggu terberat bagi saya. Belum adaptasi dengan pembagian waktu, pembagian tugas, pembagian tenaga, koordinasi dengan suami, belum lagi istirahat yang sangat terganggu. Saya masih berdoa supaya ini tidak berefek pada kesehatan emosi saya.
Ini saya udah sangat butuh recharge. Satu hari day off dari tugas-tugas yang membelenggu tampaknya akan jadi kemewahan bagi saya.
#IIP #InstitutIbuProfesional #BundaSayang #KomunikasiProduktif
No comments:
Post a Comment