Makan sendiri bagi Anak Lanang sudah menjadi kebiasaan. Malah sampai sekarang kalau disuapi lebih sering gak maunya, karena mungkin jadi kurang menikmati. Kalau makan sendiri dia bisa menentukan makanan mana yang dimakan duluan, yang dimakan belakangan, yang tidak mau dia makan. Terakhir saya cobakan makan jamur krispi.
Sejak anak lanang 6 bulan, mulai MPASI, walaupun menurut buku resep boleh makan goreng-gorengan, saya belum kasih. Saya sih mikirnya saya aja yang udah gede suka gatel tenggorokan makan yang goreng-goreng gitu, apalagi anak bayi. Alhasil makanan rumy minim variasi, hanya di kukus dan rebus selama 1 bulan pertama makan, dan mulai panggang di bulan kedua. Baru makan goreng di usia 9,5bulan. Emaknya yang ngerasa berhasil memvariasikan menu kukus, rebus, dan panggang. :p
Makan jamur krispi agak kesulitan, karena pada dasarnya jamur tiram kan agak alot, apalagi bagi bayi yang masih belajar makan. Tapi, untungnya Anak Lanang bisa mengatasinya. Awal-awal baru makan dimuntahin lagi, karena mungkin alot. Tapi selanjutnya berhasil dengan mulus. Malah sampai nambah 3 kali, dan sesi makan itu hanya makan jamurnya saja. Saya sediakan menu 4* lengkap seperti biasa, tapi yang lain gak laku. Sedang antusias dengan makanan baru mungkin ya.
Note: untuk serial kemandirian ini saya tulis beberapa capaian kemandirian Anak dalam makanan, karena memang targetnya pada umur 1 tahun sudah makan table food dan makan sendiri. Jadi menu-menu tertentu yang sengaja tidak saya kenalkan terlebih dahulu--karena saya pikir gak bisa, ternyata mungkin kalau dari dulu ditawari bisa aja ya T______T. Pembelajaran buat emaknya.
#IIP
#InstitutIbuProfesional
#BundaSayang
#Bunsay
#Kemandirian
#Challenge
#Day2
No comments:
Post a Comment