Galau itu kalau anak lagi gak mau makan sendiri. Bukan, bukannya saya anti menyuapi. Saya juga suka menyuapi anak dan itu untuk memacu suasana makan yang menyenangkan. Misal dia mengarahkan makanan ke saya, terus saya makan makanannya. Nah, biasanya saya juga menyuapi makanan ke dia dan dia mau. Jadi main suap-suapan aja. Tapi yang bikin galau itu karena lagi main ke rumah orang tua, gak bawa kursi makan. Alhasil tiap makan duduk dipangku dan anak punya akses untuk "kabur" setiap habis menyuapkan makanan. Main-main dalam kondisi mulut penuh. Sesekali lupa dengan makanannya karena asyik main, nanti kalau ingat lagi baru balik ke pangkuan saya. Kalau dicegah malah teriak, melenting, atau menangis. Akhirnya saya bopong, lalu saya suapkan makanan ke mulutnya, sambil sesekali diajak jalan. Duh, pegel ya pinggang kalau nyuapin sambil gendong. Saya salut sama ibu-ibu yang bisa nyuapi sambil gendong sambil jalan-jalan atau berdiri dalam waktu paling tidak 30 menit. Saya gak sanggup.
Dari awal alasan saya membiasakan anak duduk di kursi makan dan makan bersama karena saya gak bisa gendong sambil nyuapi. Saya sudah coba. Tapi karena saya gak bisa gendong pakai jarik--saya pakai SSC, terus gendongan sling pun udah di-packing rapi di kontainer--jadi ya gak mungkin gendong sambil nyuapi. Nah, kalau udah nginep 2 malam, waktu pulang anak saya jadi suka minta gendong kalau mau makan. Ketika didudukkan di kursi dia mengangkat tangan minta digendong. Hahaha, anak bayi bisa milih ya..
Tidak makan di kursi makan itu efeknya luar biasa. Karena tidak duduk di kursi artinya makan anak semakin sedikit [1]. Kalau disuapi sambil main, dia lebih fokus pada mainnya, makan pun waktunya molor sampai 40 menitan [2]. Waktu makan semakin panjang, artinya makanan kemungkinan semakin gak enak [3]. Makanan semakin gak enak, anak gak mau makan [4]. Anak gak mau makan, makanan dimakan Simboknya [5]. Simbok yang makan Simbok yang gonduuuud [6]. T_____T
Jadi, karena masalah anak gak mau makan sendiri ini bukan karena anaknya--yah bukan karena tumbuh gigi, tidak enak badan, sakit, dsb--melainkan karena hilangnya kebiasaan makan sendiri di kursi makan, maka saya berusaha mengurangi porsi menginap itu. Main ke rumah kakek nenek seminggu satu atau dua kali, kalau bisa hanya satu kali jadwal makan, misal siang aja. Jadi biar anak kembali lagi terbiasa makan sendiri dulu. Karena akan ada masanya anak berontak dan gak mau duduk di kursi makan, akan ada masanya anak lari ketika disuruh makan, akan ada masanya anak makan lahap sesuai kemauannya sendiri. Tapi sekarang mumpung anak masih bisa 'manut' aja, ya dibiasakan dengan yang terbaik menurut orang tuanya saat ini.
Semoga diberkahi dan diridhai.
#IIP
#InstitutIbuProfesional
#BundaSayang
#Kemandirian
#ApresiasiKemandirian
#Day9
#Onemoreday
#10dayschallenge
No comments:
Post a Comment