Follow Us @avonturnetwork

Showing posts with label Mendongeng untuk Pembentukkan Karakter. Show all posts
Showing posts with label Mendongeng untuk Pembentukkan Karakter. Show all posts

Wednesday, December 13, 2017

Kisah motor yang kehujanan

9:00 AM 0 Comments
Malam ini tiba-tiba hujan turun deras. Tidak ada gemuruh ataupun angin, sementara motor masih di luar. Akhirnya Nak Lanang yang baru bersiap tidur, saya ajak keluar. Karena abahnya tampaknya tidak sadar kalau di luar mulai hujan.
Kami ke ruangan samping, ruang kerja abahnya, memberitahunya bahwa hujan turun dan motor belum dimasukkan. Akhirnya malam itu kami bertiga membilas motor dengan air keran lalu memasukkan motor.

Menjelang tidur, saya ceritakan kisah motor yang kehujanan tadi kepada Nak Lanang, ia tertawa kegirangan teringat diperbolehkan main air malam-malam. Nak Lanang senang, simbok pun bahagia.

Bahagia kita sesederhana menertawakan motor yang kehujanan ya :D

Tuesday, December 12, 2017

Dongeng Malam

9:13 PM 0 Comments
Malam ini seperti tidak seperti malam-malam sebelumnya ketika hujan turun lebat atau gerimis yang menyebabkan malam terasa begitu dingin. Kami--saya, Nak Lanang dan abahnya, memutuskan untuk menikmati malam sambil jalan-jalan keluar rumah. Gak jauh-jauh sih pastinya, hanya berkeliling sekitar rumah, supaya Anak Lanang terpuaskan rasa penasarannya. Karena dia gak betah di dalam rumah. Kesibukannya kurang sepertinya, makanya selalu ngajak keluar.

Karena simboknya sendiri masih hectic dengan beberapa urusan, makanya belum bisa menyiapkan aktivitas indoor lagi. Jadi ya saya menemaninya aktivitas outdoor aja. Berjalan-jalan, bermain dengan kucing, ayam atau burung milik tetangga, meniti tepian selokan, berkejaran di ujung jalanan yang gelap berbatu. Ternyata lumayan juga untuk quality time. Nak Lanang senang bukan kepalang, Simboknya yang kelelahan mengejar-ngejar.

Paling tidak malam ini kami tidur dengan nyenyak.
Ini ceritaku, mana ceritamu?

Sunday, December 10, 2017

Mengetik

9:00 PM 0 Comments
Nak Lanang senang sekali memperhatikan saya mengetik di depan komputer. Pertama karena memang dia penasaran dengan laptop yang bisa dibuka tutup, lalu keyboard yang bisa ditekan-tekan. Walaupun dia belum paham bahwa konsekuensi dari penekanan keyboard berpengaruh pada komputer itu sendiri, bahwa menekan keyboard tulisannya bisa sampai ke layar, dsb. Biasanya dia akan memencet beberapa keyboard sekaligus sehingga fungsi shortcut-nya bekerja. Alhasil saya kelabakan sendiri mau meng-lock windowsnya. hahaha

Tapi kalau di depan komputer, Nak Lanang pasti tampak sangat serius, memperhatikan layar, jemari di keyboard dan tampak mengetikkan sesuatu, walaupun gak ada apa-apa sih. Ditambah sesekali menggerakkan dan menekan mouse. Oh, my dia benar-benar mengamati apa yang saya lakukan di depan laptop. T____T

Antara mau nangis atau senang. Senang karena ini anak perhatian sekali terhadap hal-hal detail yang menarik perhatiannya, termasuk gaya dan ekspresi saya ketika mengetik.
Mau nangisnya karena masih bayi kok ya udah paham bahwa di depan komputer bisa melakukan sesuatu.
Ya memang gak bisa dipungkiri bahwa pekerjaan kedua orang tuanya yang mengharuskan duduk di depan laptop/ komputer cepat atau lambat akan memberikan pengaruh pada Nak Lanang. Tapi saya tidak siap dengan pengaruh yang secepat ini. Ini gimana sih caranya pause biar Nak Lanang gak paham dulu tentang komputer.

Keputusan untuk kerja di rumah biar fleksibel antara waktu kerja dan waktu untuk nemenin Nak Lanang main jadi saya pertanyakan lagi nih. Walaupun saya sendiri cenderung merasa ini keputusan yang tepat, karena ya saya bisa full time bareng Nak Lanang. Kalaupun bukan saya yang menemaninya, abahnya sendiri yang turun tangan. Jadi sama sekali bukan orang lain yang dititipi.
Ya begitulah suka duka kerja online di rumah.

Friday, December 8, 2017

Cerita si Air

7:00 AM 0 Comments
Anak Lanang hobi sekali main air. Well sepertinya semua anak seumurannya senang dengan air. Walaupun kalau disiram air dingin masih kabur dan kedinginan. Tapi kalau main air sampai bibirnya biru pun mereka tetap senang bermain dengan air.

Semalam kami membaca dongeng tentang sungai. Sebenarnya itu dongeng petualangan anak anjing, tapi saya menggarisbawahi asal usul sungai. Jadinya esok harinya kami berjalan menelusuri sungai. Gak jauh-jauh karena Nak Lanang pasti akan minta gendong, tapi ya paling tidak dia mengetahui bahwa sungai ini berasal dari sana, lalu sampai ke dekat rumah ini. Belum yang jauh sampai ke hulu sungai di lereng gunung Sumbing sana. Haha

Dan sebagai hadiahnya, Nak Lanang boleh main air di sungai, sebentar. karena saya yang kedinginan. Brrr..

Thursday, December 7, 2017

Dongeng Ayah dan Anak Lelakinya

6:00 AM 0 Comments
Nak Lanang senang sekali main dengan abah di halaman rumah, main cangkul, cabut rumput dan diakhiri dengan cuci tangan dan kaki yang artinya main air. 😀 
Makanya suatu siang sebelum tidur, saya ajak cerita tentang ayah dan anak lelakinya. 
Sang ayah senang mengajak anak lelakinya bermain dengan cangkul, mereka membersihkan rumput liar di halaman, lalu mencangkul tanah agar gembur. Setelah itu tanah siap ditanami dengan tanaman yang baru. Lalu tanaman yang baru ditanam akan tumbuh subur hanya jika disiram dengan air secara rutin. Tanaman tumbuh subur, berbuah dan berbunga. 😃

Anak Lanang senang saya ceritakan, karena itu merupakan cerita tentang dirinya sendiri. Sambil belajar bertanam. 

Wednesday, December 6, 2017

Dongeng Anak Anjing

8:00 AM 0 Comments
Di rumah kakek-nenek Nak Lanang, banyak tetangga yang memiliki anjing. Samping kiri, depan rumah, belakang rumah dan keluarga di ujung gang yang memiliki beberapa ekor anjing. Tetangga depan, samping dan belakang, anjingnya dikurung di dalam halaman, sementara tetangga di ujung gang, anjingnya berkeliaran dengan bebas di sekitar rumahnya, kadang anjing-anjing itu "nongkrong" di makam--tempat Nak Lanang juga biasa main. 
Saya tadinya bermaksud mendongengi tentang anjing, tapi tampaknya Nak Lanang lebih penasaran melihat anjingnya secara langsung, akhirnya saya ajak kenalan dengan main ke rumah tetangga samping rumah. Nak Lanang menangis karena gonggongan anjing tersebut sangat keras di dalam rumah. Walaupun dia gak mau diajak keluar lagi. Malah mau duduk, tapi gak mau dekat anjing. Akhirnya anjing besar dimasukkan kamar. Lalu turun lah anjing-anjing kecil yang lucu-lucu..
Nak Lanang belum mau memegangnya sih, tapi mungkin dia mulai beradaptasi dengan hewan bernama anjing. 

Kita nanti kenalan dengan berbagai hewan ya, Nak 

Tuesday, December 5, 2017

Semut yang bergotong royong

8:30 AM 0 Comments
Hari ini kaki Nak Lanang digigit semut, ia nangis-nangis sampai cukup lama. Lalu memukul-mukul semut di sekitarnya. Akhirnya saya ajak dia menelusuri ke mana semut itu pergi dan apa yang mereka lakukan. 

Lalu saya ceritakan bahwa semut tersebut pergi untuk mencari makan untuk kelompoknya, bersama-sama, lalu nanti berbaris membawa makanan tersebut pulang ke rumah untuk dimakan oleh keluarganya yang lain. Semut mencari makan bergotong royong agar semua anggota keluarganya dapat makan makanan yang sama dengan mereka, dan telur dan bayi semut dapat mentas dan tumbuh dengan baik. Selain itu mereka juga bersama-sama membangun sarang jika sarang mereka rusak. 

Sunday, December 3, 2017

Tentang Burung dan Kelinci

3:35 PM 0 Comments
Dulu saya pernah membelikan boardbook untuk anak Lanang dari seri Halo Balita, judulnya 
Tapi setiap saya bacakan, anak Lanang belum bisa fokus pada ceritanya jadi biasanya dia main bolak-balik buku saja. Karena dia sedang senang melihat berbagai jenis burung di sangkar dan di buku tersebut ada beberapa gambar burung, akhirnya kita mulai petualangan bersama burung biru tersebut. Burungya bernama Loui, tadinya dari bluei, tapi lebih lucu disebut loui. *haha* 
Oke, gara-gara loui setiap Nak Lanang ketemu burung selalu menunjuk ke atas, terbang.. 
karena loui ada di atas pohon. 

Well, kita belajar mengenal hewan ya..